Ini untuk pertama kalinya saya membuat suatu tulisan yang
mungkin akan “sedikit” bermakna, setelah sebelumnya tulisan saya hampir semua digunakan
untuk meminta nilai kepada dosen. Mengapa? Karena kali ini kami diberi tugas
untuk menuliskan mengenai CINTA.
Arti cinta bagi tiap-tiap orang tentulah berbeda. Definisi
Cinta menurut W. J. S. Poerwadarminta adalah, “rasa sangat suka (kepada) atau
(rasa) sayang (kepada), ataupun (rasa) sangat kasih atau sangat tertarik
hatinya.”. Pengertian cinta juga dikemukakan oleh Dr. Sarlito W. Sarwono,
beliau mengatakan bahwa cinta memiliki tiga unsur yaitu keterikatan, keintiman dan kemesraan.
Yang dimaksud dengan keterikatan adalah adanya perasaan untuk hanya bersama
dia, segala prioritas untuk dia, tidak mau pergi dengan orang lain kecuali
dengan dia. Yang dimaksud dengan keintiman adalah adanya kebiasaan-kebiasaan
dan tingkah laku yang menunjukkan bahwa antara anda dan dia sudah tidak ada
jarak lagi, panggilan-panggilan formal seperti bapak, ibu saudara digantikan
dengan panggilan nama atau sayang. Sedangkan kemesraan adalah rasa ingin
membelai atau dibelai, rasa kangen kalau tidak bertemu, adanya
ungkapan-ungkapan sayang.
Kalau begitu, apa yang dapat dibuat oleh cinta? Cinta mampu
membuat hidup lebih berwarna, lebih menyenangkan, penuh kelemah-lembutan serta
kebahagiaan. Cinta yang baik membawa kita kepada hal-hal yang baik pula. Cinta yang
tulus akan menimbulkan nilai-nilai kejiwaan yang selalu tulus dan berserah,
seperti cinta orang tua kepada anaknya, juga seperti cinta Tuhan kepada
umat-Nya.
Apabila kita membahas mengenai cinta, rasanya tidak lengkap
apabila kita tidak membahas mengenai KASIH. Apa pengertian dari kasih itu
sendiri?
Kasih adalah perasaan yang dimiliki oleh setiap manusia,
perasaan ini akan timbul apabila manusia tersebut mempunyai rasa memiliki dan
menyayangi. Kasih juga bisa dikatakan hubungan keterkaitan antara manusia
tersebut dengan sesuatu. Dan kasih bisa bermakna luas, bukan hanya antara
manusia dengan manusia, tetapi bisa juga antara Tuhan dengan manusia. Dengan
adanya rasa kasih tersebut membuat manusia mempunyai tujuan hidup yang akan
diperjuangkan.
Makna kasih yang sesungguhnya itu bagaimana kita memberi yang
terbaik buat orang lain, baik itu membahagiakan, tidak merebut kebahagiaan
orang lain dan membuka pintu hati untuk sebuah kasih. Kasih adalah suatu
perasaan, tetapi kasih ini beda dengan CINTA, kasih lebih bersifat rasa kepedulian
seorang insan tanpa ingin meminta imbalan atas apa yang telah dilakukan untuk
yang dikasihinya. Oleh karena itu setiap insan mau diri mereka disayangi.
Karena dengan rasa sayang itu setiap insan dapat merasakan kebahagiaan yang
hakiki.
Meskipun cinta dan kasih memiliki makna berbeda, tetapi dua
hal tersebut ternyata saling melengkapi. Tanpa kasih, cinta tidak akan menjadi
tulus. Tanpa cinta, kasih tidak dapat menjadi nyata. Maka cinta kasih merupakan
hal indah yang seharusnya dimiliki setiap manusia agar kedamaian akan selalu
terjamin adanya.
Tetapi apabila kita melihat dunia sekarang, sungguh banyak
manusia yang tidak menerapkan cinta kasih dalam kehidupannya masing-masing. Kebencian,
permusuhan, peperangan dan lainnya terlihat sangat mudah untuk disebarkan
ketimbang cinta kasih itu sendiri. Apakah susah untuk menyebarkan cinta kasih? Apakah
dengan meyebarkan cinta kasih maka kita akan mengalami penderitaan? Tidak. Cinta
kasih adalah hal sederhana yang dapat kita sebarkan dan lakukan bagi sekeliling
kita. Bagaimana caranya? Tersenyumlah, maka orang yang sedih akan terhibur,
orang yang penuh amarah akan diredakan api kemarahannya. Tindakan itulah yang
adalah tindakan menyebarkan kasih pada sesama. Tidak sulit, bukan?
Sebarkanlah cinta dan kasih pada mereka yang ada di
sekelilingmu. Jadilah orang baik. Berhenti menuntut, dan mulailah untuk
bertindak. Karena tindakan jauh lebih baik daripada kata-kata.



Komentar
Posting Komentar